was successfully added to your cart.

Sungai Danau, 23/7/18. Menjadi satu cerita ketika hutan belantara yang sudah berpuluh-puluh tahun tak penah dikunjungi manusia, kini kembali menjadi jalur perjalanan sebuah ekspedisi. Rimbunan pepohonan saling bergesekan saat tertiup angin, yang suaranya memberikan kesan tersendiri. Suara serangga yang tak ada putus-putusnya bernyanyi menjadikan komposisi merdu walau tapan konduktor didalam orkestra belantara.

Masuk semakin kedalam, semakin senyap pula suasananya. Aroma kensunyian menjadi hiburan dan tantangan yang pantas untuk dinikmati bagi mereka yang suka. Tapi bagi yang tidak, akan menjadi dilema yang meresahkan. Takut. Kuatir. Resah bercampur aduk menjadi gangguan jiwa yang labil yang selalu datang menghampiri. Apalagi dengan suasana mistis yang kental.

Suasana yang membuat pikiran menerawang, pikiran yang selalu membelah keyakinan untuk tetap tegar menuju perjalanan kedepan. Menjelajahi pegunungan Meratus tak luput dari apa yang diceritakan diatas. Ada pesan-pesan moral dari beberapa orang lokal untuk tetap diam jika bertemu dengan pasar malam, orang tua menggunakan tongkat dan ular kobra. Entah percaya entah tidak, tapi pada kenyataannya ada beberapa orang yang dapat merasakan dengan pesan tersebut. Sebuah pasar malam menjadi visual yang nyata. Walau bentuknya hanya seperti suara gaduh dengan adanya kehidupan lain ditengah-tengah belantara yang sunyi. Suara kendaraaan dari kejauhan yang sepertinya akan mendekat, tapi setelah di tunggu berjam-jam tak tampak ujung hidungnya.

Melakukan perjalanan malam atau bermalam disebuah base camp memang tak luput dari godaan-godaan yang kasat mata. Telinga menjadi lebih peka. Mata hanya membantu mencari sumbernya, walau terbatas pada suasana gelap gulita saat telingga mulai tergoda dengan instrumentalnya.

Doa dan keyakinanlah yang dapat melewati pesan alam tersebut. Mereka akan bersatu padu menguatkan mental bagi niat untuk tetap menapakan semangat menyelasaikan sebuah perjalanan hingga tiba di ujung batas waktu yang ditentukan didepan.